Kebebasan Berorganisasi

Organisasi adalah sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
Tujuan dibentuknya organisasi adalah untuk memudahkan tercapainya tujuan bersama.
Tujuan adalah target yang ingin dicapai.

Unsur-unsur organisasi meliputi :
a.    Sekelompok orang
Organisasi tidak dapat terbentuk jika hanya ada satu orang
b.    Tujuan bersama
Sekelompok orang yang tidak mempunyai tujuan yang sama tidak dapat membentuk sebuah organisasi
c.    Kerjasama
Sekelompok orang yang mempunyai tujuan yang mempunyai tujuan yang sama jika tidak bekerjasama tidak dapat disebut sebagai sebuah organisasi.
d.    Pengaturan.
Pengaturan dalam sebuah organisasi harus ada agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pengaturan meliputi struktur organisasi, pembagian tugas, pembagian kerja, penentuan AD dan ART, dll.

    Manfaat ikut aktif dalam organisasi antara lain :

a.    Menambah wawasan dan pengalaman
b.    Mengetahui dan mengembangkan bakat
c.    Menambah teman
d.    Mudah bergaul
e.    Melatih diri mandiri
f.    Membagi dan mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat
g.    Menimbulkan kepercayaan diri dan tidak mudah mengeluh.
h.    Memudahkan menyelesaikan masalah
i.    Memudahkan mencapai tujuan bersama
j.    Menambah teman.
k.    Melatih hidup bermasyarakat.
l.    Melatih hidup bersama dengan orang lain.
m.    Belajar menghormati orang lain.
n.    Belajar memecahkan masalah secara bersama-sama.
o.    Belajar mengemukakan pendapat.
p.    Belajar menghargai pendapat orang lain.
q.    Belajar menaati dan berdisiplin dengan tata tertib.
r.    Menambah pengetahuan dan pengalaman.
s.    Menumbuhka rasa tanggung jawab
t.    Melatih diri Berani tampil di depan umum.
u.    Meningkatkan persatuan dan kerukunan dalam masyarakat.
    Hubungan kerja antar bagian dalam organisasi disebut struktur organisasi.
    Komponen/ utama sebuah organisasi terdiri atas : pengurus, anggota, tujuan
    Pengurus organisasi dipilih oleh seluruh anggota
    Pengurus organisasi umumnya terdiri atas : ketua, wakil ketua, sekertaris, bendahara, ketua-ketua bidang, dan seksi-seksi.
    Ketua adalah pemimpin organisasi
    Seorang pemimpin yang baik  memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
a.    Jujur
b.    Berpengetahuan luas
c.    Mampu memberikan pengarahan
d.    Kreatif
e.    Punya inisiatif
f.    Lapang dada
g.    Adil
h.    Bertanggung jawab
i.    Suka bermusyawarah
j.    Tegas
k.    Disiplin
l.    Suka berbuat baik

    Wakil ketua bertugas membantu ketua dalam memimpin organisasi
    Bendahara bertugas mengurus masalah keuangan dalam organisasi.
    Sekertaris bertugas mengurus masalah administrasi.
    seorang anggota organisasi yang baik seharusnya :
a.    Mau bekerja sama dengan anggota lainnya.
b.    Melaksanakan keputusan yang sudah ditetapkan bersama.
c.    Disiplin dalam melaksanakan tugas sebagai anggota.
d.    Ikut mendukung segala keputusan yang ada.
e.    Memberikan masukan kepada pimpinan
f.    Dan lain sebagainya.
    struktur organisasi adalah pembagian kerja dalam organisasi 
    Ciri-ciri organisasi yang baik :
a.    Mempunyai tujuan yang jelas
b.    Ada pembagian kerja yang jelas
c.    Pembagian tugas sesuai kemampuan
d.    Ada keserasian antar anggota yang beryanggung jawab
e.    Ada koordinasi/kerjasama yang baik antar anggota dan dengan pengurus.
    Pemilihan pengurus organisasi dapat dilakukan dengan 3 cara :
a.    Penunjukan langsung (misalnya ketua kelas ditunjuk langsung oleh guru)
b.    Aklamasi, pengurus dipilih berdasarkan kesepakatan bersama seluruh anggota.
c.    Pemungutan suara
Calon pemimpin yang dipilih adalah yang mendapatkan 50% + 1 suara yang sah.
Sebelum pemungutan suara calon pemimpin/pengurus dapat melakukan kampanye untuk menarik para pemilih.
    Kebebasan berorganisasi adalah hak assasi setiap orang untuk berpartisipasi dalam organisasi sesuai dengan hati nuraninya.
    Kebebasan berorganisasi diatur dalam Pancasila dan UUD 1945 pasal 28E ayat 3
    Kebebasan harus disertai dengantanggungjawab, agar tidak merugika orang lain.
    Kebebasan yang bertanggungjawab artinya kebebasan yang ada batasnya.
     Dalam memilih organisasi yang akan kita ikuti harus sesuai minat, bakat, dan kemauan.
    .Macam-macam organisasi
1.    Organisasi di sekolah
a.    OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah)
Anggota OSIS adalah para siswa dengan dibina oleh guru
Dalam
b.    Kepramukaan
Siswa SD termasuk dalam kelompok pramuka siaga (7-11 tahun) atau penggalang (11-15 tahun)
c.    Palang Merah Remaja (PMR)
PMR bergerak dalam bidang sosial dan kesehatan
d.    Usaha Kesehatan Sekolah(UKS)
UKS menangani masalah kesehatan di sekolah
e.    Koperasi Sekolah
Anggota koperasi sekolah adalah semua siswa, guru dan karyawan.
Koperasi sekolah didirikanuntuk memenuhi kebutuhan anggotanya, karena itu koperasi sekolah biasanya menjual buku, balpoin, penggaris dll.
f.    Komite sekolah
Komite sekolah didirikan untuk meningkatkan mutu pendidikan.
Anggota komite sekolah biasanya terdiri atas tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, tokoh agama
g.    Klub olahraga, misalnya klub sepak bola, klub basket, klub catur, dll
h.    Klub kesenian, misalnya klub karawitan, klub tari, paduan suara, dll
i.    Organisasi keagamaan, misalnya IRMAIS(Ikatan Remaja Islam) di sekolah.

2.    Organisasi di masyarakat
a.    RT (Rukun Tetangga)
RT dibentuk untuk memberikan pelayanan pada masyarakat di sekitarnya, misalnya dalm pembuatan KTP, mengurus surat pindah, dll
b.    RW (Rukun Warga)
Merupakan gabungan dari beberapa RT
c.    Karang Taruna
Merupakan organisasi pemuda atau remaja di suatu desa atau kelurahan.
d.    Desa/Kelurahan
Desa/ Kelurahan merupakan satu kesatuan masyarakat hokum yang memiliki batas-batas wilayah tertentu.
e.    BPD (Badan Permusyawaratan desa)
Merupakan sebuah lembaga yang dibentuk untuk membantu pengaturan dan penyelenggaraan pemerintahan desa.
Anggota BPD adalah wakil dari penduduk desa bersangkutan yang dipilih melalui musyawarah untuk mufakat.
Tugas BPD menampung dan menyalurkan aspirasi atau kebutuhan masyarakat.
f.    Dewan Kelurahan
Tugas dewan kelurahan adalah memberikan masukan pada kepala kelurahan.
g.     PKK (Pembina Kesejahteraan Keluarga)
Biasanya beranggotakan ibi-ibu, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
h.    Posyandu
Memberikan pelayanan kesehatan pada balita dan ibu-ibu
i.    LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat)
Organisasi yang dibentuk oleh masyarakat untuk kepentingan tertentu. Contohnya
HKTI : Himpunan Kelompok TAni Indonesia
GN OTA : Gerakan Nasional Orang Tua Asuh
j.    Organisasi Profesi, misalnya : IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia),
k.    Organisasi keagamaan, misalnya : NU, Muhammadiyah, Walubi, dll
l.    Organisasi Olahraga, misalnya : PSSI (Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia), Persib, PBVSI (Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia), PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indoneisa), Klub Sepak bola, klub renang, klub tinju, dll
m.    Organisasi kesenian , misalnya sanggar lukis, sanggar tari, dll
2 Komentar untuk " Kebebasan Berorganisasi "

Back To Top